Penyebab Napas Bayi Grok-grok dan Cara Mengatasinya

Rabu, 10 Juli 2024

Sebagai seorang Ibu, mendengar bayi mengeluarkan suara napas yang tidak biasa tentu bisa menimbulkan kekhawatiran. Salah satu suara napas yang sering membuat khawatir adalah suara “grok-grok”. Yuk, pahami lebih lanjut seputar penyebab napas bayi grok-grok saat bernapas hingga tindakan yang harus dilakukan ketika mengalami napas bayi grok-grok!

Penyebab Bayi Mengeluarkan Suara Grok-Grok Saat Bernapas

Bu, ada beberapa penyebab umum mengapa napas bayi grok-grok. Berikut beberapa di antaranya:

  • Lendir di Saluran Pernapasan

Bayi sering kali mengeluarkan suara grok-grok karena adanya lendir yang menumpuk di saluran pernapasan mereka. Lendir ini bisa berasal dari pilek atau alergi yang menyebabkan hidung tersumbat.

  • Trakeomalasia

Trakeomalasia adalah kondisi medis di mana dinding trakea (saluran napas) bayi lembek dan rentan kolaps. Kondisi ini bisa menyebabkan suara napas yang abnormal, termasuk napas bayi grok-grok .

  • Laringomalasia

Laringomalasia adalah kondisi di mana jaringan di atas pita suara bayi lembek dan bisa menutupi saluran napas saat menghirup udara. Ini juga bisa menyebabkan suara napas bayi grok-grok.

  • Refluks Asam

Pada beberapa bayi, asam lambung bisa naik ke esofagus dan menyebabkan iritasi pada saluran napas. Kondisi ini juga dapat menyebabkan napas bayi grok-grok.

  • Alergi atau Asma

Alergi atau asma pada bayi bisa menyebabkan pembengkakan dan peningkatan produksi lendir di saluran napas, yang kemudian menimbulkan suara grok-grok.

Baca juga: Apa Arti Tangan Bayi yang Mengepal?

Cara Mengatasi Bayi yang Napasnya Grok-Grok

Jika Ibu mendengar suara grok-grok saat bayi bernapas, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan kondisi tersebut:

  • Membersihkan Hidung Bayi

Gunakan alat penyedot lendir atau saline drops untuk membantu membersihkan lendir yang menumpuk di hidung bayi. Ini dapat membantu membuka saluran napas dan mengurangi napas bayi grok-grok.

  • Mengatur Posisi Tidur

Posisi tidur bayi bisa mempengaruhi saluran napasnya. Meninggikan kepala bayi saat tidur dengan menggunakan bantal kecil atau meletakkan bantal di bawah kasur bayi bisa membantu lendir mengalir lebih baik dan mengurangi napas bayi grok-grok.

  • Humidifier

Menggunakan humidifier atau pelembap udara di kamar bayi bisa membantu menjaga kelembapan udara, yang dapat meredakan iritasi dan membantu melonggarkan lendir di saluran napas.

  • Memberikan ASI atau Cairan yang Cukup

Pastikan bayi mendapatkan cukup cairan, baik melalui ASI maupun susu formula. Cairan yang cukup dapat membantu mengencerkan lendir dan memudahkan bayi bernapas.

  • Menghindari Alergen

Jika Ibu mencurigai alergi sebagai penyebabnya, usahakan untuk menghindari alergen yang mungkin menjadi pemicu, seperti debu, asap rokok, atau bulu hewan.

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Bayi ke Dokter?

Walaupun napas bayi grok-grok bisa jadi hal yang normal, ada beberapa tanda yang mengindikasikan bahwa Ibu harus segera memeriksakan bayi ke dokter:

  • Kesulitan Bernapas

Jika bayi tampak kesulitan bernapas, seperti napas cepat, napas tersengal-sengal, atau menarik otot-otot di antara tulang rusuk saat bernapas, segera konsultasikan dengan dokter.

  • Warna Kulit Berubah

Jika kulit bayi berubah menjadi biru atau pucat, terutama di sekitar bibir dan kuku, ini bisa menjadi tanda bahwa bayi tidak mendapatkan cukup oksigen.

  • Demam Tinggi

Jika bayi mengalami demam tinggi (lebih dari 38°C) bersamaan dengan diiringi napas bayi grok-grok, ini bisa mengindikasikan infeksi yang memerlukan perhatian medis.

  • Penurunan Nafsu Makan

Jika bayi tampak tidak mau makan atau minum, ini bisa menjadi tanda bahwa kondisi medisnya mempengaruhi kenyamanan dan kesejahteraan bayi.

  • Rewel atau Gelisah yang Berlebihan

Jika bayi tampak sangat rewel atau gelisah dan sulit untuk ditenangkan, segera konsultasikan dengan dokter.

Bu, mendengar suara napas bayi grok-grok memang bisa menimbulkan kekhawatiran, namun seringkali kondisi ini tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan perawatan di rumah. Namun, selalu perhatikan tanda-tanda yang mengharuskan Ibu membawa bayi ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah serius yang mendasarinya. Ingatlah bahwa kesehatan bayi adalah prioritas utama.

Agar Si Kecil mendapatkan kenyamanan yang maksimal, Ibu bisa menggunakan dukungan dari produk diapers berkualitas seperti Baby Happy Body Fit Pants, agar Si Kecil tetap sehat dan nyaman. Dengan Air Through Technology dari Baby Happy Body Fit Pants, hal ini memungkinkan sirkulasi udara lebih baik. Kulit Si Kecil juga jadi tetap terjaga dan kering hingga 12 jam. Dengan daya serap ekstra 70%, menghindari ruam popok atau iritasi yang bisa membuat bayi bertambah rewel. Ibu bisa beli produk Baby Happy Body Fit Pants di sini.

Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Ibu dalam merawat buah hati, ya!